Contoh Implementasi Simulasi Oleh Yaommi Juanpasha Juliansyah

Contoh Keacakan dalam Simulasi

Keacakan (randomness) adalah elemen penting dalam simulasi untuk memodelkan ketidakpastian dan variasi yang ada dalam dunia nyata. Dalam simulasi, keacakan dapat diimplementasikan melalui penggunaan bilangan acak untuk mensimulasikan variasi yang mungkin terjadi. Berikut adalah contoh keacakan dalam simulasi dengan aplikasi pada waktu pelayanan dan waktu antar kedatangan:

1.      Waktu Antar Kedatangan (Interarrival Time): 

Dalam simulasi antrian atau sistem layanan, waktu antar kedatangan pelanggan sering kali tidak konstan.

2.      Waktu Pelayanan (Service Time): 

Waktu yang diperlukan untuk melayani setiap entitas (pelanggan, transaksi, atau objek lainnya) juga dapat bervariasi. Keacakan pada waktu pelayanan memungkinkan simulasi memodelkan variasi ini.

3.      Jumlah Sumber Daya (Resource Availability):

Keacakan juga dapat digunakan untuk mensimulasikan variasi dalam ketersediaan sumber daya.

4.      Kedatangan Kecacatan atau Gangguan (Arrival of Defects or Disruptions): 

Dalam simulasi proses atau produksi, keacakan dapat diterapkan untuk mensimulasikan kedatangan kecacatan atau gangguan yang dapat mempengaruhi kinerja sistem.

5.      Waktu Pemrosesan dalam Sistem Terdistribusi

Dalam sistem terdistribusi, keacakan dapat digunakan untuk memodelkan variasi dalam waktu pemrosesan di berbagai node atau server.

Bilangan acak : terdistribusi secara uniform dalam interval.

Digit acak : terditribusi secara uniform pada himpunan.

Bilangan acak yang sebenarnya sangat sulit dibuat : 

  • Bilangan acak bayangan (pseudo-random numbers) 
  • Membangkitan bilangan acak dari tabel digit acak.


Contoh Simulasi Sistem Antrian Layanan Tunggal 

Simulasi sistem antrian layanan tunggal adalah metode untuk memodelkan dan menganalisis kinerja sistem antrian di mana hanya ada satu saluran layanan. Sistem antrian semacam itu umumnya ditemui di berbagai lingkungan, seperti pusat layanan pelanggan, bank, atau loket pelayanan umum. Simulasi digunakan untuk memahami bagaimana sistem bekerja, mengevaluasi kinerjanya, dan mengidentifikasi area yang mungkin perlu ditingkatkan.

Berikut adalah beberapa komponen utama dalam simulasi sistem antrian layanan tunggal:

  1. Kedatangan (Arrival): Merepresentasikan pola kedatangan pelanggan atau entitas ke dalam sistem.
  2. Pengantri (Queue): Merepresentasikan antrian pelanggan yang menunggu untuk dilayani.
  3. Layanan (Service): Merupakan proses pelayanan yang dilakukan pada pelanggan setelah mereka diberi giliran.
  4. Waktu Layanan (Service Time): Merupakan waktu yang diperlukan untuk melayani satu pelanggan.
  5. Waktu Antara Kedatangan (Inter-arrival Time): Merupakan waktu antara kedatangan dua pelanggan berturut-turut. Ini juga dapat bervariasi sesuai dengan distribusi waktu kedatangan yang diambil.
  6. Waktu Tunggu (Waiting Time): Merupakan waktu yang dihabiskan oleh pelanggan dalam antrian sebelum dilayani.
  7. Waktu Pelayanan Total (Total Service Time): Merupakan waktu total yang diperlukan oleh pelanggan dari saat masuk antrian hingga selesai dilayani.
  8. Efisiensi Sistem: Parameter ini dapat diukur dengan menghitung rasio waktu pelayanan terhadap waktu total pelanggan dalam sistem.

Selama simulasi, berbagai parameter ini dimasukkan ke dalam model, dan simulasi dijalankan untuk melihat bagaimana sistem berperilaku seiring waktu. Hasil dari simulasi ini dapat memberikan wawasan tentang performa sistem, termasuk rata-rata waktu tunggu pelanggan, kapasitas sistem, dan efisiensi pelayanan. Dengan informasi ini, perbaikan atau perubahan dapat diusulkan untuk meningkatkan kinerja sistem antrian.

Contoh simulasi sistem antrian layanan tunggal:

Misalkan Anda ingin mengamati kinerja sebuah kasir di sebuah toko swalayan. Setiap pelanggan yang datang ke kasir membentuk suatu sistem antrian layanan tunggal. Berikut adalah beberapa parameter yang dapat Anda ambil sebagai contoh:

  1. Entitas (Pelanggan): Setiap pembeli yang berbelanja dan mengambil giliran di kasir.
  2. Antrian: Jika kasir sedang melayani pelanggan, pelanggan berikutnya menunggu di antrian.
  3. Pelayan (Kasir): Kasir yang memberikan layanan dengan menghitung dan mencatat pembelian.
  4. Waktu Layanan: Waktu yang diperlukan oleh kasir untuk melayani satu pelanggan, termasuk penghitungan barang dan pembayaran.
  5. Waktu Kedatangan: Waktu antara kedatangan pelanggan berturut-turut ke kasir.

Contoh Lain: Simulasi kedatangan, pelayanan 20 customer Statistik dan analisis contoh sistem antrian tunggal


Contoh Simulasi yang Lain

Sistem Inventory

  • Simulasin sistem inventory (M; N).

Masalah Reabilitas

  • Evaluasi alternatif

Masalah Militer

  • Bilangan normal acak

Lead-Time Demand

  • Histogram


Kesimpulan:

Konsep Dasar Simulasi: 

– Menetapkan karakterisik data masukan. 

– Mengkonstruksi tabel simulasi. 

– Membangkitak variabel acak berdasaskan model 

   masukan dan menghitung nilai respon. 

– Menganalisi hasil-hasil. 


Masalah utama dengan pendekatan tabel simulasi: 

– Tidak dapat digunakan atau mengatasi ketergantungan 

   yang kompleks antar entitas.


Soal dan Jawaban

1. Apa yang dimaksud dengan keacakan dalam simulasi?

Jawaban: Keacakan (randomness) adalah elemen penting dalam simulasi untuk memodelkan ketidakpastian dan variasi yang ada dalam dunia nyata.

2. Bagaimana keacakan dapat diimplementasikan dalam simulasi waktu antar kedatangan pelanggan?

Jawaban: Dalam simulasi antrian atau sistem layanan, waktu antar kedatangan pelanggan sering kali tidak konstan.

3. Apa yang dimaksud dengan keacakan pada waktu pelayanan dalam simulasi?

Jawaban: Waktu yang diperlukan untuk melayani setiap entitas (pelanggan, transaksi, atau objek lainnya) juga dapat bervariasi. Keacakan pada waktu pelayanan memungkinkan simulasi memodelkan variasi ini.

4. Bagaimana keacakan dapat digunakan untuk mensimulasikan variasi dalam ketersediaan sumber daya?

Jawaban: Keacakan juga dapat digunakan untuk mensimulasikan variasi dalam ketersediaan sumber daya.

5. Apa yang dimaksud dengan kedatangan kecacatan atau gangguan dalam simulasi proses atau produksi?

Jawaban: Dalam simulasi proses atau produksi, keacakan dapat diterapkan untuk mensimulasikan kedatangan kecacatan atau gangguan yang dapat mempengaruhi kinerja sistem.

6. Bagaimana keacakan dapat digunakan untuk memodelkan variasi dalam waktu pemrosesan di berbagai node atau server dalam sistem terdistribusi?

Jawaban: Dalam sistem terdistribusi, keacakan dapat digunakan untuk memodelkan variasi dalam waktu pemrosesan di berbagai node atau server.

7. Apa yang dimaksud dengan waktu antar kedatangan pelanggan dalam simulasi antrian?

Jawaban: Waktu antar kedatangan pelanggan adalah interval waktu antara kedatangan dua pelanggan berturut-turut dalam sistem antrian.

8. Apa yang dimaksud dengan waktu pelayanan dalam simulasi antrian?

Jawaban: Waktu pelayanan adalah waktu yang diperlukan untuk melayani satu pelanggan dalam sistem antrian.

9. Apa yang dimaksud dengan sumber daya dalam simulasi antrian?

Jawaban: Sumber daya adalah elemen yang digunakan dalam sistem antrian untuk melayani pelanggan, seperti kasir, teller, atau mesin.

10. Apa yang dimaksud dengan simulasi proses?

Jawaban: Simulasi proses adalah teknik pemodelan matematis yang digunakan untuk memodelkan dan menganalisis proses bisnis atau manufaktur.


Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 1 - Yaommi Juanpasha : PDS7D23