Langkah Dasar Dan Contoh Simulasi Antrian Oleh Yaommi Juanpasha Juliansyah

Langkah Dasar Dan Contoh Simulasi Antrian



Langkah-Langkah Dasar Simulasi

1. Menetapkan karakteristik masukan.

– Biasanya dimodelkan sebagai distribusi probabilitas 

2. Menkonstruksi tabel simulasi. 

– Spesifikasi masalah 

– Biasanya terdiri dari sekumpulan masukan dan lebih dari satu respon – Pengulangan 

3. Membangkitkan nilai secara berulang untuk setiap masukan dan mengevaluasi fungsi. 


Langkah-Langkah Dasar Simulasi

Tabel Langkah dasar simulasi



Contoh Simulasi Sistem Antrian

Sistem antrian terdiri dari: 

  1. Pemanggilan populasi (Calling population): Biasa tidak terbatas: jika sebuah unit keluar, tidak ada perubahan pada laju ketibaan/kedatangan. 
  2. Kedatangan/ketibaan: terjadi secara acak. 
  3. Mekanisme pelayanan: Sebuah unit akan dilayani dalam panjang waktu yang acak berdasarkan suatu distribusi probabilitas. 
  4. Kapasitas sistem: tidak ada batasan 
  5. Displin antrian – Urutan layanan, misal, FIFO.


Aliran Sistem Antrian

  1. Kedatangan dan pelayanan didefinisikan melalui distribusi probabilitas waktu antara kedatangan dan distribusi waktu pelayanan. 
  2. Laju pelayanan vs. laju kedatangan: tidak stabil atau ekplosif 
  3. Keadaan: jumlah unit dalam sistem dan status dari pelayan 
  4. Peristiwa: Stimulan yang menyebabkan keadaan sistem berubah. 
  5. Clock simulasi: Trace waktu simulasi.
Gambaran Umum Sistem Antrian


Diagram Aliran Layanan yang telah selesai


Diagram Aliran Unit Memasuki Sistem


Tabel Sistem Antrian

Aksi aksi potensial saat kedatangan

Keluaran (outcomes) Pelayan setelah layanan selesai


Soal & Jawaban

1. sebutkan langkah - langkah dasar simulasi?
    1. Menetapkan karakteristik masukan.
        – Biasanya dimodelkan sebagai distribusi probabilitas 
    2. Menkonstruksi tabel simulasi. 
        – Spesifikasi masalah 
        – Biasanya terdiri dari sekumpulan masukan dan lebih dari satu respon – Pengulangan 
    3. Membangkitkan nilai secara berulanag untuk setiap masukan dan mengevaluasi fungsi. 

2. Sistem antrian terdiri dari!
  • Pemanggilan populasi (Calling population): Biasa tidak terbatas: jika sebuah unit keluar, tidak ada perubahan pada laju ketibaan/kedatangan. 
  • Kedatangan/ketibaan: terjadi secara acak. 
  • Mekanisme pelayanan: Sebuah unit akan dilayani dalam panjang waktu yang acak berdasarkan suatu distribusi probabilitas. 
  • Kapasitas sistem: tidak ada batasan 
  • Displin antrian – Urutan layanan, misal, FIFO.

3. Sebutkan aliran sitem antrian?
  • Kedatangan dan pelayanan didefinisikan melalui distribusi probabilitas waktu antara kedatangan dan distribusi waktu pelayanan. 
  • Laju pelayanan vs. laju kedatangan: tidak stabil atau ekplosif 
  • Keadaan: jumlah unit dalam sistem dan status dari pelayan 
  • Peristiwa: Stimulan yang menyebabkan keadaan sistem berubah. 
  • Clock simulasi: Trace waktu simulasi.

4. Apa kelebihan dari simulasi?
  • Sebagian besar sistem riil dengan elemen-elemen stokastik tidak dapat dideskripsikan secara akurat dengan model matematik yang dievaluasi secara analitik. Dengan demikian simulasi seringkali merupakan satusatunya cara.
  • Simulasi memungkinkan estimasi kinerja sistem yang ada dengan beberapa kondisi operasi yang berbeda.
  • Rancangan-rancangan sistem alternatif yang dianjurkan dapat dibandingkan via simulasi untuk mendapatkan yang terbaik.
  • Pada simulasi bisa dipertahankan kontrol yang lebih baik terhadap kondisi eksperimen.
  • Simulasi memungkinkan studi sistem dengan kerangka waktu lama dalam waktu yang lebih singkat, atau mempelajari cara kerja rinci dalam waktu yang diperpanjang. 

5. fitur apa saja yang dibutuhkan software simulasi?
  1. Membangkitkan bilangan random dari distribusi probabilitas U(0,1).
  2. Membangkitkan nilai-nilai random dari distribusi probabilitas tertentu, mis. eksponensial.
  3. Memajukan waktu simulasi.
  4. Menentukan event berikutnya dari daftar event dan memberikan kontrol ke blok kode yang benar.
  5. Menambah atau menghapus record pada list.
  6. Mengumpulkan dan menganalisa data.
  7. Melaporkan hasil. 
  8. Mendeteksi kondisi error.

6. apa saja jebakan dari simulasi?
  • Gagal mengidentifikasi tujuan secara jelas
  • Desain dan analisis eksperimen simulasi tidak memadai 
  • Pendidikan dan pelatihan yang tidak memadai

7. sebutkan langkah langkah studi simulasi
  1. Formulasi masalah
  2. Penetapan tujuan dan rencana proyek: pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.
  3. Konseptualisasi model: membangun model yang masuk akal.
  4. Pengumpulan data: mengumpulkan data yang diperlukan untuk merun simulasi (seperti laju ketibaan, proses ketibaan, displin layanan, laju pelayanan dsb.).
  5. Penerjemahan Model: konversi model suatu bahas pemrograman.
  6. Veri…kasi: Veri…kasi model melalui pengecekan apakah program bekerja dengan baik.
  7. Validasi: Check apakah sistim merepresentasi sistim riil secara akurat.

8. Desain Eksperimen: Berapa banyak runs? Untuk berapa lama? Jenis variasi masukannya seperti apa ?
    Produksi runs dan analisis: running aktual simulasi, mengumpulkan dan menganalisis keluaran.
    Jalankan lagi (More runs) ?: mengulangi eksperiemn jika perlu.
    Dokumentasi dan pelaporan: Dokumen dan laporan hasil
    Implementasi

9. hal apa saja yang dilakukan dalam formula masalah
  • mengidentifikasikan maslah yang akan diselesaikan 
  • mendeskripsikan operasi sistim dalam term-term obyek dan aktivitas dalam suatau layout
  • mengidentifikasi sistem dalam term-term variabel input (eksogen), dan output (endogen) 
  • mengkatagorikan variabel input sebagi decision (controllable) dan parameters (uncontrollable)
  • mendefinisikan pengukuran kinerja sistim (sebagai fungsi dari variabel endogen) dan fungsi obyek (kombinasi beberapa pengukuran)
  • mengembangkan struktur model awal (preliminary)
  • mengembangkan struktur mode lebih rinci yang menident…kasi seluruh obyek berikut atribut dan interface-nya

10. bagaimana cara verifikasi simulasi?
      Verifikasi model melalui pengecekan apakah program bekerja dengan baik

11. bagimana cara validasi simulasi?
      Check apakah sistim merepresentasi sistim riil secara akurat.

12. bagaimana cara pengumpulan data simulasi?
  • observasi langsung dan perekaman manual variabel yang diseleksi(selected)
  • time-stamping untuk men-track aliran suatu entitas keseluruh sistem 
  • menyeleksi ukuran sample yang valid secara statistik
  • menyeleksi sutau format data yang dapat diproses oleh komputer 
  • analisis statistik untuk menetapkan distribusi dan parameter data acak 
  • memutuskan data mana yang dipandang sebagai acak dan yang mana diasumsikan deterministik

13. Apa tujuan dan rencana proyek?
      Pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.

14. kelemahan dari simulasi?
  • Setiap langkah percobaan model simulasi stokastik hanya menghasilkan estimasi dari karakteristik sistem yang sebenarnya untuk parameter input tertentu. Model analitik lebih valid. 
  • Model simulasi seringkali mahal dan makan waktu lama untuk dikembangkan. 
  • Output dalam jumlah besar yang dihasilkan dari simulasi biasanya tampak meyakinkan, padahal belum tentu modelnya valid.
15. Apa saja kondisi yang memerlukan simulasi!
  • Mempelajari interaksi internal (sub)-sistem yang kompleks. 
  • Mengamati sifat model dan hasil keluaran akibat perubahan lingkuangan luar atau variabel internal. 
  • Meningkata kinerja sistem melalui pembangunan/pembentukan model. 
  • Eksperimen desain dan aturan baru sebelum diimplementasikan. 
  • Memahami dan memveri…kasi solusi analitik.
  • Mengidentikasi dan menetapkan persyaratan-persyaratan.
  • Alat bantu pelatihan dan pembelajaran dengan biaya lebih rendah.
  • Visualisasi operasi melalui anuimasi. 
  • Masalahnya sulit, memakan waktu, atau tidak mungkin diselesaikan melalui metode analitik atau numerik konvensional.
16. Sebutkan kondisi yang tidak membutuhkan simulasi!
  • Jika masalah dapat diselesaikan dengan metode sederhana. 
  • Jika masalah dapat diselesaikan secara analitik.
  • Jika eksperimen langsung lebih mudah dilakukan. 
  • Jika biaya Simulasi dianggap terlalu mahal. 
  • Jika sumber daya atau waktu tidak tersedia.
  • Jika tidak ada data yang tersedia.
  • Jika verifikasi dan validasi tidak dapat dilakukan.
  • Jika daya melebihi kapasitas (overestimated).
  • Jika sistem terlalu kompleks atau tidak dapat didefinisikan.
17. Tipe-tipe model dalam simulasi!

  •  Fisik: model rumah, model jembatan 
  •  Matematis (symbolic): E = mc²

18. Sebutkan komponen sebuah sistem!
  • Entitas merupakan obyek dalam sistem. Contoh, customers pada suatu bank.
  • Atribut merupakan suatu sifat dari suatu entitas. Contoh, pengecekan neraca rekening customer.
  • Aktivitas merepresentasikan suatu periode waktu dangan lama tertentu (speci…ed length). Periode waktu sangat penting karena biasanya simulasi menyertakan besaran waktu. Contoh deposito uang ke rekening pada waktu dan tanggal tertentu. 
  • Keadaan sistem didefinisikan sebagai kumpulan varibel-variabel yang diperlukan untuk menggambarkan sistem kapanpun, relatif terhadap obyektif dari studi. Contoh, jumlah teller yang sibuk, jumlah customer yang menunggu dibaris antrian. 
  • Peristiwa didefinisikan sebagai kejadian sesaat yang dapat mengubah keadaan sistem. Contoh, kedatangan customer, pejumlahan jumlah teller, keberangkatan customer.
19. Apa saja kategori yang ada dalam sebuah sistem!
  • Sistim Diskrit: variabel-variabel keadaan hanya berubah pada set titik waktu yang diskrit. Contoh: jumlah customer yang menunggu diantrian  
  • Sistem Kontinyu: variabel-variabel berubah secara kontinyu menurut waktu. Contoh: arus listrik
20. Falam menghadapi permasalahan utama dimana simulasi dibangun menjadi alat yang bermanfaat,
      sebutkan manfaatnya!
  • Perancangan dan analisis sistem manufaktur.
  • Evaluasi sistem persenjataan militer atau persyaratan militer lainnya.
  • Penentuan persyaratan hardware atau protokol untuk jaringan komunikasi.
  • Penentuan persyaratan hardware dan software untuk sistem komputer.
  • Perancangan dan operasional sistem transfortasi seperti bandara udara, jalan tol, pelabuhan laut dan jalan bawah tanah.
  • Evaluasi rancangan pada organisasi jasa seperti call center, restoran cepat saji, rumah sakit dan kantor pos
  • Reenginering pada pemilikan pabrik.
  • Penentuan kebijakan pemesanan barang pada sistem inventori.
  • Analisis keuangan atau sistem ekonomi.


Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Implementasi Simulasi Oleh Yaommi Juanpasha Juliansyah

Tugas 1 - Yaommi Juanpasha : PDS7D23